Diunggah pada 18 Mei 2026 | Penulis: Nurrifa Alamsyah – Journalist Student of Ardiyasa
Nona Ristianti (18 tahun), siswa SMAN 1 Parigi yang duduk di bangku kelas XI-IPS 1 kembali menjadi salah satu juara dalam ajang Lomba Pasanggiri Jaipong Tunggal Mojang dan Jajaka Jawa Barat. Lomba tersebut digelar di Aula Widya Aryasatya Desa Pananjung Pangandaran pada 2 Mei 2026. Lomba tersebut diikuti oleh sekitar 40 peserta dari tingkat SD, SMP hingga SMA yang berasal dari wilayah Pangandaran, Ciamis, dan Banjar.

Sumber; (Dokumen pribadi milik Nona)
Nona Ristianti yang seringkali disapa Nona berhasil meraih juara 3 tingkat SMA/ sederajat danakan bertanding di kancah provinsi sebagai perwakilan Kabupaten Pangandaran. Di tengah-tengah kesibukanya dalam berlatih menari untuk event FLS3N, Nona memiliki tekad yang kuat untuk bisa mengikuti Lomba Pasanggiri ini. “Jujur, saya benar-benar tidak menyangka hari ini akan menjadi rejeki saya untuk menjadi juara. Di tengah padatnya jadwal latihan FLS3N, saya hampir tidak punya waktu untuk berlatih khusus buat lomba ini. Namun, bermodalkan tekad kuat dan keberanian untuk mencoba, akhirnya saya bisa membuktikan bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil,” ujar Nona (13/05/2026).
Menari adalah hobi yang sangat Nona gemari tidak hanya untuk ia pentaskan dalam sebuah perlombaan, akan tetapi Nona juga mendokumentasikan dalam platform akun media sosialnya @nonaristianti (akun tiktok Nona). Tidak hanya, itu Nona juga merupakan salah satu penari binaan Sanggar Putra Rengganis, sanggar yang dikenal aktif dalam membina generasi muda dalam seni tari tradisional.
Nona membuktikan bahwa dalam kesibukan apapun jika memiliki tekad dan percaya diri yang kuat akan mendapatkan hasil yang setimpal dan memuaskan. Nona juga adalah salah satu generasi muda yang akan melestarikan urat budaya yang hampir putus dalam seni tari tradisional. Dan tentunya menjadi anak yang membanggakan orang tua serta menjadi siswa yang mengukir prestasi untuk SMAN 1 Parigi.
